Pelaku penjual 63 Ton daging babi menyerupai daging sapi akhirnya tertangkap

Pelaku penjual 63 Ton daging babi menyerupai daging sapi akhirnya tertangkap

(Bandung) Empat pelaku yang menjual daging sapi "palsu" dari daging babi ditangkap di Kabupaten bandung, tahun lalu pelaku penjual daging babi ini ternyata berhasil menjual 63 ton. Para pelaku ini bermodalkan 45.000 untuk membeli daging babi dari solo, kemudian dengan menggunakan boraks diolah kembali sehingga menyerupai daging sapi. Mereka menjual daging babi palsu in dengan harga 60.000.

Sebagaimana dilansir oleh cnn indonesia Kombel Pol Hendra Kurniawan menyatakan "Saudara T dan MP ini hanya warga ngontrak kurang lebih satu tahun, berasal dari Solo. Barangnya ini dikirim oleh temannya dari Solo ke sini dengan menggunakan mobil pick-up," Hendar juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati atas modus penjualan daging babi yang menyerupai daging sapi di wilayah Kabupaten Bandung. Pasalnya daging tersebut dijual lebih murah daripada daging sapi biasanya.

Para pelaku ini baru beraksi selama 1 tahun , dan tahun kemarin berhasil menjual 63 Ton daging babi, karena memang secara sekilas daging babi ini mirip dengan daging sapi, "Jadi secara fisik, daging babi ini lebih pucat, tapi kalau daging sapi ini lebih merah, jadi proses (boraks) daging babi ini menjadi lebih mirip, lebih merah seperti daging sapi," kata dia.

 

Saat ini pihak kepolisian telah berhasil mengamankan total 600 kilogram daging babi. Sebanyak 500 kilogram di )antaranya yang diamankan dari freezer dan 100 kilogram sisanya diamankan dari para pengecer.
Para pelaku dijerat dengan Pasal 91 A jo Pasal 58 Ayat 6 UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan, serta Pasal 62 Ayat 1 jo Pasal 8 Ayat 1 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

(sumber : cnn indonesia)