Tanda-tanda seorang penderita flek paru-paru yang terpapar covid

Tanda-tanda seorang penderita flek paru-paru yang terpapar covid
Tanya jawab Covid19

Hopla.id - Jakarta, dilansir dari cnn Indonesia, pertanyaan berikut ini diajukan oleh beberapa warga masyarakat yang masih mencari informasi seputar covid-19, dijawab langsung oleh Dokter Spesialis Paru Jaka Pradipta :

Bagaimana akibat & tanda2 kalau seseorang pernah terkena flek paru terus terpapar covid 19, apakah obat herbal juga bisa menyembuhkan atau haru dengan penanganan medis. Bagaimana untuk orang penderita asma yang terpapar covid19.

Jawab : jika seseorang sudah sembuh dari TBC, masih memiliki gejala batuk, atau ketika beraktivitas masih ada ganjalan. ketika ada gejala demam, batuk dan sesak nafas, perlu mengambil langkah periksa lab / rontgen ulang di bagian paru-paru untuk memastikannya, ketika hal tersebut mengarah ke covid-19,perlu terapi dan penanganan secara medis, jangan hanya menggunakan herbal, karena dikhawatirkan jika pengobatan tidak maksimal akan menyebabkan efek yang lebih parah.

Orang asma yang terkena covid-19 beresiko untuk mendapatkan gejala yang lebih berat, karena kecenderungan ketika covid nya muncul maka asmanya akan muncul. Untuk penderita asma diharapkan saat ini melakukan protokol kesehatan yang ketat dan juga terus melakukan pengobatan terhadap penyakit asmanya secara rutin dan benar.

Sebenarnya gejala yang ditimbulkan seperti apa, katanya akhir-akhir ini ada yang kena lewat local transsion. Itu gimana ? lalu apakah seseorang yang positif bisa menimbulkan gejala yang dijelaskan sebelumnya ?

Local transmission bisa diartikan bahwa penyebaran penyakitnya sudah bersifat lokal dan bukan lagi disebabkan karena bepergian dari wilayah terjangkit, karena orang di sekitarnya sudah ada yang tertular dan menularkan ke orang lain. Gejalanya masih sama, yaitu 80 persen bergejala ringan atau tidak bergejala, seperti demam, batuk pilek , nyeri sendi, sedangkan 20 persen sisanya bergejala sesak napas berat, gejala kritis bahkan meninggal dunia. Namun saat ini mayoritas gejala masih ringan yaitu batuk pilek, dan nyeri sendi , demam. Namun apabila kita tidak berhati-hati dan berobat dengan baik maka akan ada kecenderungan ke gejala sesak napas berat hingga hilang kesadaran. Yang unik pada covid-19 terdapat juga orang yang tanpa gejala, jadi seseorang dengan positif covid tanpa gejala namun bisa menularkan ke orang lain, itu perlu kita waspadai saat ini

Apakah benar orang yang sudah sembuh dari covid ini, paru2nya sudah tidak sempurna, rusaknya permanen ?

Jadi ketika kita masuk ke kelompok yang 80 persen berupa mengalami gejala ringan atau tidak bergejala, tidak terdapat efek atau kerusakan terhadap paru2,namun ketika masuk ke kelompok 20 persen yang mengalami gejala berat sesak nafas, biasanya mengalami kerusakan paru2 yang cukup hebat, bisa menimbulkan dampak sisa, namun dampaknya tidak akan terus menerus, meskipun akan ada gejala ringan seperti sesak napas, naik tangga agak tinggi akan terasa sesak, dan dapat sembuh secara normal.

Sumber : cnn indonesia