Virus corona: Untuk pertama kalinya, Italia mencatat penurunan kasus aktif

kabar baik virus corona

Virus corona: Untuk pertama kalinya, Italia mencatat penurunan kasus aktif

Menurunnya angka terinfeksi penduduk italia terjadi untuk pertamakalinya, beberapa orang menyatakan bahwa italia akan segera membuka lockdown wilayah untuk menghentikan penyebaran virus corona tersebut yang sudah dilakukan sejak tanggal 9 Maret. Otoritas setempat di italia telah mengumumkan pembukaan wilayah yang direncanakan akan dilakukan pada 4 mei mendatang. Hal ini tentunya menjadi kabar baik bagi italia.

Sejak lockdown ditetapkan sebagaian besar bisnis menhadapi tekanan yang berat, dimana orang-orang tidak diperbolehkan meninggalkan rumah kecuali atas izin pihak yang berwenang untuk kepentingan yang mendesak. Data Terbaru pada Rabu (23/04) Dengan total kasus 187.327 dengan jumlah angka kesembuhan sebesar 54.543. Otoritas itali mengatakan adanya perkembangan ke arah positif. Meskipun karantina wilayah sampai dengan tanggal 3 Mei mendatang, namun tempat-tempat bisnis dan usaha mulai beroperasi kembali. Italia menyandang jumlah kasus Covid-19 ketiga terbanyak di dunia, setelah Amerika Serikat dan Spanyol.

"Untuk pertama kalinya, kita melihat perkembangan baru yang positif: jumlah [kasus] yang positif telah menurun," kepala agensi perlindungan sipil Angelo Borelli berkata kepada wartawan.

Sejauh ini, lebih dari 24.000 orang telah meninggal dunia karena virus corona di Italia, menurut Universitas Johns Hopkins, yang melacak perkembangan penyakit ini di seluruh dunia.

Namun, karena orang-orang yang meninggal di rumah atau fasilitas perawatan tidak disertakan dalam hitungan nasional, banyak yang percaya tingkat kematian dan infeksi yang sebenarnya bisa jadi lebih tinggi dari angka resmi.

dok.foto: (bbcnews,cnbc)